Follow Me @sphysheta

Minggu, 25 Maret 2018

PENGERTIAN BUNYI

Maret 25, 2018 0 Comments

PENGERTIAN BUNYI

PENGERTIAN BUNYI


Hasil gambar untuk PENGERTIAN BUNYI

Bunyi adalah salah satu gelombang dalam fisika, yaitu gelombang longitudinal yang dapat dirasakan oleh indera pendengaran (telinga). Bunyi juga dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang dihasilkan oleh benda yang bergetar. Setiap getaran yang terjadi akan menggetarkan molekul atau partikel udara di sekitarnya, hal inilah yang menimbulkan bunyi. Benda yang menghasilkan bunyi disebut dengan Sumber bunyi. Bunyi termasuk gelombang longitudinal, artinya bunyi membutuhkan media dalam perambatannya, nah media tersebut bisa berupa zat padat, zat cair atau gas, bunyi tidak dapat merambat pada ruang hampa. Bunyi memiliki cepat rambat yang tidak terlalu kuat, oleh karena itu bunyi membutuhkan waktu untuk berpindah dari satu tempat dari tempat lain. Contohnya adalah ketika ada petir, maka yang lebih dahulu kita sadari adalah cahaya dari petir tersebut, kemudian baru bunyinya terdengar, nah fenomena ini dikarenakan cepat rambat gelombang cahaya jauh lebih cepat dibandingkan cepat rambat gelombang bunyi.
Pengertian Bunyi, Sifat Bunyi, Syarat Bunyi, Rumus Bunyi
BUNYI
B. SYARAT BUNYI DAPAT TERDENGAR
Agar suatu bunyi dapat didengar oleh manusia, maka harus memenuhi syarat-syarat berikut :
  • Ada benda yang bergetar (Ada sumber bunyi)
  • Ada medium yang merambatkan bunyi (baik melalui zat padat, cair atau gas)
  • Pendengar berada dalam jangkauan sumber bunyi
  • Frekuensi bunyi termasuk ke dalam frekuensi yang dapat didengar oleh penerima bunyi

D. SIFAT – SIFAT BUNYI
  • Dikategorikan sebagai gelombang, yaitu berupa hasil getaran yang merambat.
  • Membutuhkan medium dalam perambatannya (tidak dapat merambat dalam ruang hampa).
  • Cepat rambatnya dipengaruhi oleh medium perambatannya. Semakin padat / rapat mediumnya maka semakin cepat perambatan bunyi.
  • Dapat mengalami Resonansi dan Pemantulan.

E. CEPAT RAMBAT BUNYI
Cepat rambat bunyi adalah kecepatan perambatan gelombang bunyi yang didapatkan dari hasil bagi jarak yang ditempuh dengan waktu tempuh bunyi tersebut. Ada dua hal utama yang mempengaruhi cepat rambat bunyi, yaitu :
  • Kerapatan partikel medium perambatannya. Semakin rapat susunan meidum tersebut maka akan semakin cepat bunyi merambat. Artinya perambatan bunyi pada zat padat lebih cepat dibandingkan ada zat cair.
  • Suhu medium perambatannya, semakin tinggi suhu medium perambatannya maka akan semakin cepat bunyi merambat, demikian pula sebaliknya.

Rumus cepat rambat bunyi adalah sebagai berikut :
Rumus Cepat Rambat Bunyi
RUMUS CEPAT RAMBAT BUNYI
atau jika yang diketahui frekuensi, panjang gelombang atau periodenya, maka dapat digunakan rumus berikut ini.
Rumus Cepat Rambat Bunyi
RUMUS CEPAT RAMBAT GELOMBANG
Nah pada rumus tersebut terdapat dua besaran fisika yang berhubungan dengan cepat rambat bunyi, yaitu jarak tempuh dan waktu tempuh. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang besaran-besaran tersebut :
1. Besaran Jarak (s)
Jarak adalah salah satu besaran dalam fisika yang menunjukkan seberapa jauh suatu benda berubah posisi dalam lintasan tertentu. Satuan Internasional (SI) untuk jarak adalah meter (m), dalam kehidupan sehari hari di indonesia, kita lebih sering menggunakan satuan kilometer (km), sedangkan di Amerika sering digunakan satuan mil atau kaki. Hasil dari Jarak dapat diperoleh dari perkalian kecepatan dengan waktu tempuh.

Penting untuk diketahui kalau “jarak” itu berbeda dengan “perpindahan”. Jarak adalah angka yang menunjukkan seberapa jauh suatu benda berubah posisi dengan mengkur lintasan yang dilaluinya. Sedangkan perpindahan adalah angka yang menunjukkan seberapa jauh suatu benda berubah posisi dengan mengabaikan panjang lintasan yang dilaluinya. Contohnya, Sebuah mobil balap melaju dari titik start, mengelilingi 1 lintasan yang panjangnya 2 kilometer, kemudian berhenti kembali di titik start pada posisi yang sama sebelum ia mulai melintas. “Jarak” yang dilalui mobil itu adalah 2 km, sedangkan perpindahannya adalah 0 (karena dia memulai dan berhenti pada lokasi yang sama).

2. Besaran Waktu Tempuh (t)
Waktu tempuh adalah waktu yang dibutuhkan oleh suatu benda untuk berpindah dari suatu posisi ke posisi yang lain dalam kecepatan tertentu. Satuan Internasional untuk Waktu Tempuh adalah sekon (s), sedangkan simbol yang dipakai untuk melambangkan waktu tempuh adalah t (huruf kecil). Waktu tempuh dapat diperoleh dari hasil pembagian jarak dengan kecepatan.

3. Frekuensi (f)
Secara umum frekuensi adalah besaran ukuran jumlah putaran ulang suatu peristiwa dalam waktu tertentu. Dalam gelombang bunyi, frekuensi adalah jumlah gelombang bunyi yang melewati titik tertentu dalam satu detik. Satuan internasional yang dipakai untuk frekuensi adalah Hertz (Hz). Simbol yang digunakan untuk melambangkan frekuensi adalah f (huruf kecil).

4. Periode (T)
Secara umum Periode adalah waktu yang ditempuh untuk melakukan suatu peristiwa. Dalam Gelombang, periode adalah waktu yang diperlukan untuk menempuh satu satu gelombang. Satuan yang sering digunakan untuk periode adalah detik atau sekon (s). Simbol yang digunakan untuk melambangkan periode adalah T (huruf besar).
Rumus Frekuensi, Rumus Periode
RUMUS FREKUENSI DAN PERIODE
5. Panjang Gelombang (λ)
Panjang Gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh satu gelombang. Simbol yang digunakan untuk melambangkan panjang gelombang adalah λ. 
  • Untuk gelombang transversal, satu gelombang terdiri dari satu bukit dan satu lembah.
  • Sedangkan Untuk Gelombang Longitudinal, satu gelombang terdiri dari satu rapatan dan satu renggangan.

F. RESONANSI DAN PEMANTULAN BUNYI
Resonansi adalah ikut bergetarnya suatu benda akibat adanya getaran dari benda lain sebagai pemicunya. Sedangkan pemantulan adalah peristiwa dikembalikannya gelombang bunyi ke arah data karena menabrak bidang pantul tertentu. Sama seperti prinsip pemantulan pada gelombang lainnya. Sudut yang dibentuk antara gelombang bunyi datang dengan garis normal sama dengan sudut yang dibentuk oleh gelombang bunyi pantul dengan garis normal.

G. KLASIFIKASI MACAM – MACAM JENIS BUNYI
Berikut adalah macam – macam jenis bunyi berdasarkan frekuensinya.
1. Bunyi Ultrasonik
Bunyi ultrasonik adalah bunyi yang frekuensinya di atas 20.000 Hz. Bunyi ini tidak dapat didengar oleh manusia dan hanya bisa didengar oleh beberapa hewan tertentu seperti kelelawar dan lumba-lumba. Bunyi ini sering dimanfaatkan oleh manusia untuk berbagai hal, contohnya seperti pengukuran kedalaman laut dan pemeriksaan USG pada bidang kesehatan.

2. Bunyi Audiosonik
Bunyi Audiosonik adalah bunyi yang frekuensinya antara 20 – 20.000 Hz. Bunyi Audiosonik merupakan bunyi yang dapat di dengar oleh manusia dan banyak makhluk hidup lainnya.

3. Bunyi Infrasonik
Bunyi infrasonik adalah bunyi yang frekuensinya di bawah 20 Hz. Bunyi ini tidak dapat didengar oleh manusia, beberapa hewan yang mempunyai kemampuan untuk mendengar bunyi ini antara lain anjing, laba-laba, dan jangkrik.

PENGERTIAN GELOMBANG

Maret 25, 2018 0 Comments

PENGERTIAN GELOMBANG

Pengertian Gelombang | kali ini kami akan membahas kembali mengenai materi fisika kembali setelah sebelumnya kami juga sudah membahas mengenai gaya lorentz secara lengkap dan lugas sekarang kami akan memberikan pengertian gelombang dalam pelajaran fisika dan juga membahas mengenai macam-macam gelombang yang mungkin belum anda ketahui secara mendetail atau anda mungkin sudah melupakan pelajaran di bangku sekolah ini, karena pelajaran gelombang ini memang dibahas pada fisika SMA yang mungkin sudah terlalu lama di kepala anda
Pengertian Gelombang
Nah sebenarnya apa si gelombang itu ??? untuk orang awam pastinya ketika mendengar kata gelombang langsung tertuju pada ombak yang ada dilautan karena memang kebanyakan orang menamainya dengan gelombang lautan yang begejolak baik dan juga turun, dan itu memang benar namun bukan hal itu yang akan kami bahas secara mendetail karena kami akan membahas pengertian gelombang ini agar anda bisa memahami lebih jelas lagi mengenai gelombang
Dan dibawah ini adalah Pengertian gelombang yang bisa anda pahami dan dicatat agar sewaktu-waktu ketika anda membutuhkannya kembali anda sudah bisa menemukan catatan kecil anda mengenai gelombang dengan mudah dan cepat

Pengertian Gelombang

Gelombang adalah getaran , dan getaran itu bergerak dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan media tertentu atau bahkan gelombang bisa bergerak tanpa melalui media seperti di ruang hampa, jadi bisa disimpulkan gelombang itu adalah getaran yang bisa berulang dan bisa merambat melalui media tertentu atau bahkan tanpa media sekalipun, dan gelombang juga terdapat pada medium karena adanya perubahan bentuk yang menimbulkan gaya pegas dimana dapat berjalan dan juga dapat memindahkan energi dari suatu tempat ke tempat yang lainnya tanpa membuat pertikel medium berpindah secara permanen
ADVERTISEMENTS
Dan suatu medium juga bisa disebut dengan :
Linear apabila gelombang yang berada di semua titik tertentu di medium itu bisa dijumlahkan
Terbatas apabila gelombang terbatas, dan selain itu disebut sebagai gelombang tak terbatas
Isotropik apabila ciri-ciri fisiknya “sama” di arah yang berbeda
Seragam apabila ciri fisiknya tidak berupah di titik yang berbeda
Nah setelah kita membahas mengenai pengertian gelombang diatas ini sekarang kita akan membahas mengenai macam-macam gelombang karena gelombang itu sangat banyak ada gelombang radio, gelombang bunyi, gelombang elektromagnet dan juga masih banyak lagi gelombang yang lainnya, namun yang umumnya sering didengar itu adalah gelombang transversal dan juga gelombang longitudinal, dan penggolongan gelombang menjadi 2 buah kelompok itu bedasarkan dari arah rambat dan juga getaran yang dihasilkan

Macam-Macam Gelombang

Gelombang Tranversal
gelombang-tarnsversal
Yang pertama akan kita bahasa adalah gelombang tranversal dimana gelombang ini memiliki arah getaran tegak lurus terhadap arah perrambatan, contoh dari gelombang tranversal ini adalah jika anda menjumpai gelombang air di lautan ataupun gelombang tali, dikarenakan arah getarannya tegak lurus dengan arah dari getaran maka bentuk dari gelombang ini seperti gunung dan juga lembah yang berurutan, dan dibawah ini adalah ilustrasi dan juga istilah yang ada di gelombang transversal
Puncak Gelombang {gunung }: adalah titik tertinggi di gelombang
Dasar Gelombang {lembah}: adalah titik dasar atau yang terendah di suatu gelombang
Bukit Gelombang : adalah bagian dari gelombang yang menyerupai gunung dengan titik yang tertinggi atau puncak dari gelombang
Panjang Gelombang : adalah jarak antara dua puncak atau bisa juga dua lembah gelombang
Amplitudo {A} : adalah simpangan yang terjauh dari garis keseimbangan
Periode {T} : Waktu yang diperlukan utnuk bisa menempuh jarak dua puncak atau dua buah lembah yang berurutan, atau lebih gampangnnya anda bisa sebut kalau waktu yang diperlukan untuk membentuk suatu gelombang
Gelombang Longitudinal

Dan yang kedua adalah gelombang longitudinal, gelombang longitudinal adalah gelombang yang getarannya memiliki arah yang sama dengan arah perambatannya, dan di gelombang longitudinal ini gerakan dari medium gelombang searah dengan propagasi gelombang, gelombang bunyi itu adalah salah satu contoh dari gelombang longitudinal di gelombang bunyi yang menjadi medium perantaranya itu adalah udara, medium tersebut secara bergantian akan merapat dan juga merenggang karena adanya pergeseran getaran atau berpindah tempat, dan berikut ini adalah beberapa istilah dari gelombang longitudinal
Rapatan : adalah daerah di sepanjang gelombang yang memiliki rapatan atau tekanan molekul yang lebih tinggi
Renggangan : adalah daerah di sepanjang gelombang yang memiliki rapatan molekul lebih rendah
Panjang 1 Gelombang : adalah jarak antara dua buah rapatan atau antara dua buah renggangan yang saling berdekatan

http://rumusrumus.com/pengertian-gelombang/ 

PENGERTIAN GETARAN

Maret 25, 2018 0 Comments

PENGERTIAN GETARAN

Pengertian Getaran

Getaran merupakan suatu peristiwa gerak bolak balik secara teratur suatu benda melalui satu titik seimbang. Karena terjadi dengan teratur, getaran sering juga disebut dengan gerak periodik. Kuat atau lemahnya pergerakan benda tersebut dipengaruhi oleh jumlah energi yang diberikan. Semakin besar energi yang diberikan maka semakin kuat pula getaran yang terjadi. Satu Getaran sama dengan satu kali gerakan bolak balik penuh dari benda tersebut. Contoh sederhana getaran yaitu gerakan pegas yang diberikan beban, misalnya pemanfaatan pegas untuk menjadi ayunan anak.

Getaran Pada Bandul Sederhana
Gambar diatas ialah contoh getaran pada bandul sederhana, berdasarkan pada bandul tersebut, Satu Kali Getaran ialah satu kali pergerakan bandul dari titik A – B – C – B – A. Satu Kali getaran juga bisa dihitung titik mulainya dengan titik B atau Titik C.
Getaran Pada Bandul Sederhana
Getaran Pada Bekas
Kemudian Pada Gambar kedua adalah contoh Getaran pada pegas yang diberikan beban. Satu Kali Getaran pada Pegas Tersebut misalnya B – A – C – A – B. Satu Kali Getaran juga bisa dihitung dari titik mulainya dengan titik A atau Titik C.

                             
Amlitudo
Amplitudo yakni simpangan terjauh dari titik keseimbangan. Amplitudo bisa diartikan ialah jarak paling jauh dari titik keseimbangan saat terjadi getaran. Perhatikan kembali Gambar pada bandul dan pegas sederhana diatas.
  • Pada Gambar Bandul, titik keseimbangannya adalah titik B, dan Amplitudonya adalah BA dan BC. Karena semakin lama gerakan bandul akan semakin kecil, sehingga titik getaran pertamalah yang merupakan amplitudo dari bandul tersebut.
  • Pada Gambar Pegas, Titik keseimbangannya merupakan titik A, dan Amplitudonya adalah adalah AB dan AC. Karena semakin lama gerakan pegas juga akan semakin melemah, jadi getaran pertamalah yang merupakan amplitudo dari pegas tersebut.
Frekuensi
Frekuensi Getaran yaitu banyaknya jumlah getaran yang terjadi dalam satu detik. Satuan Frekuensi dalam Sistem Internasional yaitu Hertz (Hz). Dalam Fisika, Frekuensi disimbolkan dengan huruf “f” dan Rumusnya :
F = n / t
Keterangan :
f = Frekuensi (Satuannya Hertz disingkat Hz)
n = Jumlah Getaran
t = Waktu (Satuannya Sekon disingkat s)
Periode
Periode yaitu waktu yang diperlukan untuk melakukan satu kali getaran. Satuan Periode dalam Sistem Internasional adalah Sekon (s). Dalam Fisika, Periode disimbolkan dengan huruf “T” dan Rumusnya :
T = t / n
Keterangan :
T = Periode (Satuannya Sekon disingkat s)
t = Waktu (Satuannya Sekon disingkat s)
n = Jumlah Getaran
Periode dan Frekuensi saling berhubungan dan bisa dihubungkan satu dengan lainnya. Periode adalah kebalikan dari frekuensi demikian pula sebaliknya. Oleh karena itu didapatkan persamaan :
T = 1 / f dan F = 1 / T
Keterangan :
T = Periode (Satuannya Sekon disingkat s)
f = Frekuensi (Satuannya Hertz disingkat Hz)

Jenis-Jenis Getaran

Secara umum dikenal dua macam jenis getaran berdasarkan proses terjadinya getaran, yakni :
1. Getaran Bebas
Getaran Bebas, adalah getaran yang terjadi ketika sistem mekanis dimulai dengan adanya gaya awal yang bekerja pada sistem itu sendiri, lalu dibiarkan bergetar secara bebas. Getaran bebas akan menghasilkan frekuensi yang natural karena sifat dinamika dari distribusi massa dan kekuatan yang membuat getaran.
Contohnya
Bandul yang ditarik kemudian dilepaskan dan dibiarkan menghasilkan getaran sampai pergerakan bandul tersebut berhenti.
2. Getaran Paksa
Getaran Paksa, ialah suatu getaran yang terjadi ketika gerakan bolak-balik karena adanya gaya luar yang secara paksa menciptakan getaran pada sistem.
Contohnya : yaitu getaran rumah yang roboh ketika gempa.

Contoh Soal Getaran

Sebuah bandul digetarkan sehingga selama 1 menit menghasilkan 40 getaran. Tentukan periodenya?
Penyelesaian :
Diketahui :
t = 1 menit = 60 s
n = 40 getaran
Ditanya : T = ?
Jawab :
T= t/n
T=60/40= 1,5 s
Jadi, sebuah bandul mempunyai nilai periode nya 1,5 s